STUDI TENTANG HUBUNGAN PENGAMALAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN (ISLAM) DENGAN PENYEBAB KENAKALAN SISWA-SISWI

ABSTRAK

Pada dasarnya dalam diri pribadi manusia telah ditanamkan benih yang disebut dengan insting agama (Instink Religious) ataupun kecenderungan untuk bertauhid atau mengesakan Allah SWT. Hanya saja hal ini membutuhkan arahan, bimbingan, dan pengajaran orang-orang yang memperhatikannya selama proses perkembangan.Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, muncullah istilah religio-psikoterapi yang dijadikan sistem penyembuhan penyakit jiwa. Penyembuhan ini berorientasi pada kekuatan iman seseorang yang menurut pandangan agama menjadi sentralnya tenaga penggerak atau motivasi dalam tingkah laku sehari-hari.Di lain sisi, siswa-siswi pada tingkat pendidikan SMP telah memasuki masa pubertas yang oleh para ahli psikologi dianggap sebagai masa dimana perasaan keberagamaan mulai terbentuk dalam pribadi mereka.
Dalam hal ini, agama merupakan salah satu faktor penting yang memegang peranan dalam kehidupan mereka.Kemudian masa pubertas yang dialami oleh mereka juga sebagai permulaan timbulnya sturm and drang (kegoncangan batin).Seiring dengan adanya kegoncangan batin itu, maka kepercayaan remaja kepada Allah SWT sesuai dengan keadaan batinnya. Apa yang telah diuraikan di atas sebagai dasar untuk mengadakan penelitian mengenai hal tersebut.Masalah dari penelitian ini adalah ada atau tidaknya hubungan pengamalan nilai-nilai keagamaan (Islam) terhadap penyebab kenakalan siswa-siswi SMP Negeri 2 Ampel Boyolali tahun pelajaran: 2008/2009.Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dari pengamalan nilai-nilai keagamaan (Islam) terhadap penyebab kenakalan siswasiswi SMP Negeri 2 Ampel, Boyolali tahun pelajaran: 2008/2009. Penelitian ini merupakan perpaduan antara penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan.Selain itu, penelitian ini bersifat deskriptif-asosiatif yang mana dalam penelitian ini menjelaskan dan mengetahui hubungan dua variable yang ada.Dalam penelitian ini, sampel diambil 30% dari populasi atau yang berjumlah 70 sampel dengan teknik Proporsional Random Sampling.Metode yang digunakan dalam mengambil data berupa metode interview, metode observasi, metode dokumentasi, dan metode angket.Analisis data dalam penelitian ini berupa analisis kuantitatif menggunakan analisis data statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif (hubungan variabel) berupa korelasi Product Moment yang dibantu dengan program SPSS 15.0 for windows. Dari pencarian harga rhitung , diperoleh rhitung = -0,577, maka dengan N = 70, dan dengan taraf kesalahan 5% (taraf kepercayaan 95%) diperoleh bahwa harga rtabel = 0,235.Ternyata harga rhitung lebih besar dari harga rtabel, sehingga hipotesis nihil (Ho) ditolak dan rhitung = -0,577 signifikan.Besarnya rhitung yang terletak pada interval 0.40-0.599 (dengan tanda negatif, maka tingkat hubungan dibalik), yang artinya adalah hasil rhitung tersebut menunjukkan adanya korelasi sedang atau cukup, tetapi signifikan.Tanda negatif (-) merupakan arah berlawanan dari korelasi kedua variabel, semakin tinggi pengamalan nilai-nilai keagamaan (Islam) maka akan semakin menurunkan kenakalan.Akhirnya disimpulkan bahwa pengamalan nilai-nilai keagamaan (Islam) berpengaruh terhadap kenakalan siswasiswi SMP Negeri 2 Ampel Boyolali tahun pelajaran 2008/2009.

Posted in , Comments Off

Comments are closed.