ABSTRAK
Dalam sebuah lembaga atau institusi pendidikan kebanyakan pelaksanaan bimbingan dan konseling bertindak sebagai “polisi sekolah” yang mengedepankan kekerasan dalam pelaksanaannya. Sehingga hal ini menjadikan peran dan fungsi bimbingan dan konseling dalam mengatasi atau menyelesaikan sebuah permasalahan menjadi kurang berjalan sebagaimana mestinya. Padahal di sekolah atau di madrasah, para siswa banyak yang mengalami hambatan atau kendala dalam proses kegiatan belajar mengajar sehingga mengakibatkan para siswa kesulitan belajar. Penelitian fungsi bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di MTs Negeri Surakarta 1 ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami oleh siswa di MTs Negeri Surakarta 1 dan untuk mengetahui dengan jelas bagaimanakah fungsi bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswanya. Penelitian ini dilihat dari segi tempat termasuk penelitian lapangan yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung untuk memaparkan kondisi dan aktivitas yang ada. Metode yang digunakan adalah metode wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Sedangkan analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif yaitu data digambarkan dengan kata-kata atau kalimat yang dipisah-pisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis data serta kesimpulan didapatkan bahwa kesulitan belajar yang dialami siswa di MTs Negeri Surakarta 1 adalah kesulitan belajar pada pelajaran bahasa Inggris, bahasa Arab, dan matematika. Sedangkan fungsi bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswanya sudah berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu ditandai dengan terkuranginya kesulitan belajar yang dialami mereka.
Sedangkan analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif yaitu data digambarkan dengan kata-kata atau kalimat yang dipisah-pisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis data serta kesimpulan didapatkan bahwa kesulitan belajar yang dialami siswa di MTs Negeri Surakarta 1 adalah kesulitan belajar pada pelajaran bahasa Inggris, bahasa Arab, dan matematika. Sedangkan fungsi bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswanya sudah berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu ditandai dengan terkuranginya kesulitan belajar yang dialami mereka.
This entry was posted on and is filed under Fakultas,Kumpulan Skripsi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

